Departemen Teknik Elektro dan Komputer USK Sukses Selenggarakan COSITE 2025 Berskala Internasional

Departemen Teknik Elektro dan Komputer, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menyelenggarakan konferensi internasional di bidang teknologi, yakni International Conference on Computer System, Information Technology, and Electrical Engineering (COSITE) 2025, yang berlangsung pada 3-4 Desember 2025 di Banda Aceh. Ini merupakan penyelenggaraan COSITE yang ketiga, dengan format hybrid untuk memberi kesempatan partisipasi lebih luas bagi peserta dari berbagai negara.

Pada tahun ini, konferensi mengusung tema besar “Next-Generation Technologies for Sustainable Intelligent Systems”, menyoroti peran teknologi generasi maju untuk inovasi mendukung pembangunan berkelanjutan. Kegiatan ini diprakarsai oleh Departemen Teknik Elektro dan Komputer (DTEK) USK bekerja sama dengan IEEE Indonesia Section serta mendapat berkolaborasi dengan KORIKA, INAPR, APTIKOM Aceh dan didukung pendanaan oleh IEEE SMC Indonesian Society Chapter, PLN dan EQUITY WCU USK. Tanggung jawab ketua penyelenggara diamanahkan kepada Dr. Khairun Saddami dari Program Studi Teknik Komputer USK.

Untuk memperkaya perspektif ilmiah para peserta, COSITE 2025 menghadirkan sejumlah pembicara utama berkelas dunia. Di antaranya ialah Prof. Saman Halgamuge, Professor dari the School of Electrical, Mechanical and Infrastructure Engineering, the University of Melbourne, Australia; Dr. Malka Halgamuge pakar Cybersecurity dari RMIT University, Melbourne, Australia; Prof. Dr. Hammam Riza, Professor dalam Bidang Kecerdasan Artifisial di Universitas Syiah Kuala, Indonesia; serta Dr. Mohd Dilshad Anshari dari SRM University, India. Kehadiran para tokoh ini diharapkan memberi pandangan mendalam mengenai perkembangan terbaru di bidang teknologi dan rekayasa.

Konferensi tahun ini mencakup empat rumpun topik utama, yaitu Computer and Smart System, Renewable Energy and Power Engineering, Pattern Recognition, serta Interdisciplinary Topics. Minat terhadap COSITE terus meningkat, terlihat dari 175 makalah yang diterima panitia, berasal dari berbagai negara termasuk India, Perancis, Kanada, Amerika Serikat, Jepang, Malaysia, Indonesia, Filipina, dan Taiwan.

Melalui proses peninjauan yang ketat, hanya 81 makalah yang dinyatakan layak untuk dipresentasikan dan dimasukkan ke dalam prosiding COSITE 2025. Para penulis diwajibkan hadir dan memaparkan karya mereka, baik secara luring maupun daring; makalah yang tidak dipresentasikan tidak akan disertakan dalam prosiding IEEE Xplore Library.

Penyelenggaraan COSITE 2025 diharapkan dapat menjadi sarana penting bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk mendiskusikan kemajuan terbaru dalam studi, pemodelan, desain, dan implementasi sistem komputer, teknologi informasi, serta teknik elektro. Dengan mempertemukan para ahli dari berbagai bidang dan negara, konferensi ini bertujuan mendorong pertukaran gagasan baru, memperluas kolaborasi, serta mengakselerasi lahirnya inovasi-inovasi strategis.